banner 728x250

Generasi Muda dan Tokoh Bogor Sepakat Perkuat Persatuan, Tolak Provokasi

  • Bagikan

Bogor, Headlinekita.com – Komitmen menjaga persatuan dan kondusivitas terus digaungkan masyarakat Kota Bogor. Dalam sebuah pertemuan warga yang digelar pada Rabu (3/12), sejumlah tokoh masyarakat, komunitas pemuda, hingga figur publik lokal menyatakan sikap tegas menolak radikalisme, provokasi, dan segala bentuk upaya memecah belah bangsa.

Tokoh masyarakat Bogor, Mohamad Aleksander, menegaskan bahwa radikalisme dan ajakan provokatif tidak boleh diberi ruang sedikit pun di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk dan damai.

Example 300x600

“Bogor adalah rumah bagi semua. Radikalisme, provokasi, dan upaya memecah belah bangsa tidak boleh dibiarkan berkembang. Kami sebagai warga tegas menolak ideologi yang merusak persatuan,” ujar Mohamad Aleksander.

Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menyaring informasi, terutama yang beredar cepat melalui media sosial. Menurutnya, provokasi digital menjadi salah satu tantangan terbesar yang perlu diwaspadai bersama.

Selain tokoh masyarakat, suara penolakan juga datang dari figur publik Bogor. Hazizah Hanum, seorang presenter dan musisi, menilai bahwa peran anak muda sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial dan mencegah penyebaran paham ekstrem.

“Generasi muda harus berani bersikap. Kita tidak boleh diam ketika ada yang mencoba mengadu domba atau menyebarkan kebencian. Bogor itu kota kreatif dan damai, dan kita semua punya tanggung jawab menjaganya,” tegas Hazizah Hanum.

Ia juga menambahkan bahwa dunia kreatif musik, konten digital, dan seni dapat menjadi ruang positif untuk menyebarkan pesan persatuan dan toleransi.

Pertemuan tersebut disambut antusias para peserta yang menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan penolakan radikalisme dan provokasi. Warga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat, terutama di tengah dinamika politik dan informasi yang semakin cepat.

Dengan komitmen bersama ini, masyarakat Bogor menegaskan bahwa kota hujan berdiri pada prinsip persatuan, toleransi, dan kedamaian, sekaligus menutup ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memecah belah bangsa melalui ideologi ekstrem ataupun provokasi yang menyesatkan.(FH)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *